Secara umum menurut ilmu psikologi perkembangan seperti dikutip dari ahli psikologi John Santrock, ada beberapa pola asuh umum yang sering dilakukan oleh orangtua, yaitu pola asuh demokratis, pola asuh otoriter, dan pola asuh permisif. Berikut akan dijelaskan pemaparan singkat mengenai berbagai pola asuh tersebut.
umum digunakan oleh orang tua, yaitu pola asuh otoriter, pola asuh demokratis, dan pola asuh permisif. Masing-masing gaya tersebut akan mewarnai emosi anak pada perkembangannya. 1) Ciri anak dengan pola asuh otoriter Menurut Baldwin dalam bukunya Gerungan, anak-anak dari orang tua yang bersikap otoriter, menunjukkan ciri: tidak taat,
hubungan pola asuh demokratis dan kecenderungan perilaku agresif dengan motivasi berprestasi pada siswa kelas xi ips sman 91 jakarta timur December 2021 PSIKOLOGI KONSELING 19(2):1121
Pola asuh terdiri dari 3 jenis yaitu pola asuh demokratis, pola asuh otoriter, dan pola asuh permisif. Retno Marsudi adalah salah satu contoh pemimpin perempuan yang berhasil menduduki posisi
anak usia 6 sampai 9 tahun yaitu kelas 1 sampai kelas 3 SD menerapkan pola asuh otoriter dengan pemberian hadiah dalam meningkatkan disiplin anak. Orang tua yang mempunyai anak usia 10 sampai 12 tahun yaitu kelas 4 sampai kelas 6 SD menerapkan pola asuh demokratis, namun pada situasi dan kondisi tertentu orang tua juga bersikap
Pola asuh demokratis adalah cara mendidik anak, di mana orang tua menentukan peraturan- peraturan tetapi dengan memperhatikan keadaan dan kebutuhan anak Dengan demikian merupakan suatu hak dan kewajiban orangtua sebagai penanggung jawab yang utama dalam mendidik anaknya (Shochib, 2010).
vnutk.
contoh pola asuh demokratis